Kategori
Uncategorized

Mengenal TOEFL ITP dan TOEFL Prediction

 

Tes TOEFL (Tes of English as a Foreign Language) merupakan salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang banyak digunakan untuk keperluan pendidikan, beasiswa, maupun persyaratan pekerjaan. Meskipun keduanya mengukur kemampuan bahasa Inggris, terdapat beberapa perbedaan penting yang perlu diketahui.

Apa itu TOEFL ITP?

TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah tes resmi yang dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service). Tes ini digunakan oleh berbagai institusi pendidikan, perusahaan, dan lembaga pemerintah untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang.

TOEFL ITP tes resmi dari ETS memiliki beberapa karakteristik seperti sertifikat diterbitkan oleh lembaga penyelenggaran resmi yang bekerja sama dengan ETS, diakui oleh banyak universitas dan institusi, cocok untuk syarat wisuda, beasiswa, pertukaran pelajar, dan seleksi kerja tertentu, masa berlaku 2 tahun, harganya sedikit mahal, rentang skor 311 – 677.

TOEFL ITP cocok bagi mahasiswa yang membutuhkan syarat kelulusan, pelamar beasiswa, peserta program pertukaran pelajar, pelamar pekerjaan yang mensyaratkan skor TOEFL resmi, calon mahasiswa yang membutuhkan bukti kemampuan bahasa Inggris.

 

 

Apa itu TOEFL Prediction?

TOEFL Prediction adalah tes prediksi yang dirancang untuk memperkirakan kemampuan peserta sebelum mengikuti TOEFL resmi. Tes ini biasanya diselenggarakan oleh lembaga kursus bahasa Inggris, sekolah, atau pusat pelatihan.

Berikut beberapa karakteristik TOEFL Prediction bukan tes resmi ETS, digunakan untuk latihan dan mengukur perkiraan skor TOEFL, Biaya lebih terjangkau dibandingkan TOEFL resmi, sertifikat hanya berlaku sesuai kebijakan lembaga penyelenggaraan, cocok untuk persiapan sebelum mengikuti TOEFL ITP atau tes bahasa Inggris lainnya. rentang skor TOEFL Prediction biasanya mengukur skala 310-677 seperti TOEFL ITP, hasilnya merupakan estimasi dan tidak selalu sama dengan skor TOEFL resmi.

TOEFL Prediction cocok bagi siswa yang ingin mengetahui kemampuan bahasa Inggrisnya, peserta yang sedang mempersiapkan TOEFL ITP, calon penerima beasiswa yang ingin mengukur kesiapan sebelum tes resmi, mahasiswa yang ingin berlatih menghadapi format TOEFL.

 

Jadi TOEFL Prediction adalah kompas untuk melihat arah kemampuanmu, sedangkan TOEFL ITP adalah paspor resmi yang kamu butuhkan untuk membuka gerbang karier dan akademismu. Memanfaatkan TOEFL Prediction sebagai sarana latihan adalah strategi cerdas agar kamu tidak kehilangan banyak uang saat mengambil TOEFL ITP resmi nantinya.

 

Jadi, sudah siap mengukur skor bahasamu minggu ini?

“Ikuti Tes TOEFL Prediction  Gratis di Merry English SEKARANG!”.

Kategori
Uncategorized

Biar enggak tertukar, Ini perbedaan TOEFL dan TOEIC yang wajib kamu tahu!

Biar Enggak Tertukar, Ini Perbedaan TOEFL dan TOEIC yang Wajib Kamu Tahu!

Mau melamar beasiswa kuliah atau daftar kerja di perusahaan multinasional, tapi bingung harus ambil sertifikasi bahasa Inggris yang mana? dua nama yang paling sering muncul pasti TOEFL dan TOEIC.

Meski sama-sama dikeluarkan oleh lembaga resmi ETS (Educational Testing Service) asal Amerika Serikat, kedua tes ini punya fungsi yang jauh berbeda. Salah pilih tes bisa bikin uang dan waktu kamu terbuang sia-sia!

Yuk, bedah tuntas perbedaan TOEFL dan TOEIC supaya kamu gak salah arah.

1. Tujuan Utama: Akademik vs Dunia Kerja
Perbedaan paling mendasar dari kedua tes ini ada pada tujuan penggunaannya.

TOEFL dirancang untuk kebutuhan akademik. Tes ini mengukur kesiapan kamu untuk belajar di lingkungan universitas berbahasa Inggris. Jadi, kalau target kamu adalah kuliah di luar negeri, daftar beasiswa (seperti LPDP), atau syarat kelulusan sidang skripsi/tesis, TOEFL adalah jalur yang tepat.

TOEIC dirancang untuk kebutuhan profesional dan bisnis. Tes ini mengukur seberapa baik kamu berkomunikasi dalam lingkungan kerja internasional. TOEIC biasanya menjadi syarat melamar kerja di perusahaan multinasional, BUMN, pengajuan visa kerja, atau promosi jabatan.

2. Konten Ujian: Teori Sains vs Dunia Kantor
Karena tujuannya berbeda, materi atau topik yang diujikan otomatis beda drastis.

Konteks TOEFL: Isinya sangat ilmiah. Kamu akan mendengarkan dosen berceramah di kelas, membaca teks tentang sejarah, biologi, astronomi, hingga geologi. Kosakata yang keluar adalah academic vocabulary.

Konteks TOEIC: Isinya sangat praktis seputar dunia kerja sehari-hari. Soal-soalnya berkisar tentang korespondensi email bisnis, memo kantor, jadwal penerbangan dinas, situasi rapat (meeting), perbankan, hingga pelayanan pelanggan (customer service).

3. Format Tes dan Struktur Skor
Format ujian kedua tes ini juga punya perbedaan struktur yang cukup mencolok, terutama untuk jenis tes yang paling umum digunakan saat ini (TOEFL iBT dan TOEIC Listening & Reading):

Atribut Perbedaan TOEFL (iBT) TOEIC (Listening & Reading)
Keterampilan diuji 4 Skills lengkap: Reading, Listening, Speaking, dan Writing. 2 Skills: Listening dan Reading saja. (Tes Speaking & Writing opsional/terpisah).
Bentuk Soal Pilihan ganda, menulis esai panjang, dan berbicara lewat mikrofon. 100% Pilihan Ganda (Total 200 soal).
Durasi Tes Kurang lebih 2 jam. Kurang lebih 2 jam.
Rentang Skor 0 sampai 120. 10 sampai 990.
Note untuk TOEFL: Di Indonesia, masih banyak instansi lokal atau CPNS yang menerima TOEFL ITP (versi cetak/kertas) yang hanya menguji Listening, Structure, dan Reading dengan skor 310–677. Namun untuk go-international, TOEFL iBT adalah standar utamanya.

Kesimpulan: Harus Pilih yang Mana?
Menentukan pilihan sebenarnya sangat mudah, tinggal jawab satu pertanyaan ini: “Apa tujuan jangka pendek kamu dalam 1–2 tahun ke depan?”

Pilihlah TOEFL jika kamu ingin fokus kuliah, berburu beasiswa, atau berkarier di ranah akademisi (seperti dosen atau peneliti).

Pilihlah TOEIC jika kamu ingin fokus melamar pekerjaan di korporat, menaikkan posisi karier, atau bekerja di perusahaan global.

Sekarang, sudah tahu kan mana tes yang paling sesuai dengan kebutuhanmu?